• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Banjir Bandang Taluditi: Sorotan Limonu Hippy Terhadap Aktivitas PETI

Banjir Bandang Taluditi: Sorotan Limonu Hippy Terhadap Aktivitas PETI

Redaksi by Redaksi
April 24, 2024
in Daerah
2 0
0
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato – Ketua DPC Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (Apri) Kabupaten Pohuwato, Limonu Hippy, dengan suara lantangnya, menyoroti tantangan besar yang dihadapi di Kecamatan Taluditi. Ditengah-tengah keramaian berita, ada satu cerita yang tak boleh terlupakan, yaitu aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang menjadi sorotan.

Pada Senin (22/4/2024) kemarin, keempat desa di Kecamatan Taluditi dilanda banjir bandang, memaksa ratusan warga terdampak. Dan di balik musibah itu, ada tuduhan bahwa aktivitas PETI mungkin menjadi pemicu banjir tersebut, merusak tidak hanya lingkungan tetapi juga kehidupan masyarakat sekitar.

“Saya sebagai Ketua DPC APRI, melihat betapa rawannya situasi di Taluditi. Hutannya masih utuh dan rentan terhadap banjir, apalagi dengan tambang menggunakan alat berat. Inilah yang harus disoroti,” tegas Limonu.

Belum lagi di bagian Hilir kata Limonu, ada Bendungan Randangan yang seharusnya menjadi penopang, namun aktivitas PETI bisa mengancam stabilitas lingkungan dengan sedimentasi yang dihasilkan.

“Lagian yang kami pertimbangkan bahwa, di bagian hilir Taluditi, ada Bendung Raksasa Randangan. Jangan sampai, adanya aktivitas tambang di sana dan tidak terkendali lagi kerusakan lingkungan disana, maka dipastikan,  akan terjadi pendangkalan sungai akibat sedimentasi yang langsung dibuang ke sungai,” imbuh Limonu.

Limonu juga mencatat kasus-kasus sebelumnya di Pohuwato yang berakhir dengan masuknya pelaku tambang ilegal ke penjara. Namun, tantangan di Taluditi terasa lebih kompleks dengan kerentanannya terhadap bencana banjir yang bisa menjadi lebih serius jika aktivitas PETI tidak terkendali.

“Saya berharap ada kesadaran bersama untuk melindungi lingkungan dan sumber daya alam yang ada. Bukan hanya soal menghindari dampak negatif, tapi juga bagaimana kita bisa merangkul hal positif dari keberadaan tambang,” ujarnya.

Kata Limonu, Walau telah ada upaya rehabilitasi dan reklamasi dari pihak-pihak terkait, namun tantangan masih besar dengan masuknya alat berat dari luar daerah yang sulit dikendalikan.

“Saya melihat dampak negatifnya lebih dominan daripada dampak positifnya saat ini. Kita harus lebih bijak dalam mengelola aktivitas tambang untuk keberlangsungan lingkungan dan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.




Reporter: Wahyu Lahai

RelatedPosts

Presiden Joko widodo Akan Resmikan Bandara Pohuwato di Tengah Tuntutan Warga

Wartawan Terancam, Himpunan Jurnalis Panua Resmi Dibentuk di Pohuwato

Pastikan Situasi Aman dan Kondusif Panwascam Duhiadaa Giat Patroli Malam

Rema Muda Mesjid Nabawi Sukses Gelar Tolangga Raksasa, Badrun Yonu: Giat Positif dan Luar Biasa

Tags: Aktivitas PETIBanjir Bandang di TaluditiLimonu HippyPertambangan IlegalTaluditi
ShareTweetSend
Previous Post

Ketua DPRD Pohuwato Dipercaya Jadi Petugas Haji, Siap Bantu 77 Calon Jamaah di Tanah Suci

Next Post

Investasi Tumbuh, Kemiskinan dan Pengangguran Tetap Tantangan di Pohuwato

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

Daerah

Kedepankan Keselamatan, PT PETS Terapkan K3 untuk Karyawan

Januari 29, 2024
2
Daerah

Secara Gotong Royong, Penambang Lokal Lakukan Normalisasi Sungai Desa Balayo

Januari 27, 2025
14
Daerah

BSG Cabang Marisa Meriahkan Launching Festival Pesona Pantai Pohon Cinta dan Jalan Sehat

Juni 28, 2024
3
Daerah

KPU Pohuwato Gelar Sosialisasi Lokasi Pemasangan APK, Berikut Lokasi Yang di Larang

November 23, 2023
1
Daerah

Iwan Dolongseda Ikuti Konsolidasi Persiapan Penyelesaian Perselisihan Pemilu 2024 di Jakarta

Februari 9, 2024 - Updated on Februari 12, 2024
9
historipos
Daerah

Perusahaan Tambang Emas, Pani Gold Project Serahkan Mobil Ambulance Kepada RSUD Bumi Panua

Juli 25, 2023
0
Load More
Next Post

Investasi Tumbuh, Kemiskinan dan Pengangguran Tetap Tantangan di Pohuwato

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

April 6, 2026

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

Maret 30, 2026

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

Sebut Pemkab Pohuwato Tak Beritikad Baik, Kuasa Hukum CV Anugrah Irapratama Siapkan Gugatan

Mei 21, 2026

Korupsi: Kanker Sosial yang Merenggut Masa Depan Bangsa

Mei 20, 2026

Korupsi Masih Jadi Ancaman Serius: Memahami Tindak Pidana Korupsi dari Perspektif Hukum Indonesia

Mei 20, 2026

Menjinakkan “Raja-Raja Kecil”: Menggugat Paradoks Oligarki dalam Otoda

Mei 20, 2026
Hukum

Sebut Pemkab Pohuwato Tak Beritikad Baik, Kuasa Hukum CV Anugrah Irapratama Siapkan Gugatan

by Redaksi
Mei 21, 2026
0
20

HistoriPos.com, Pohuwato — Polemik pemutusan kontrak kerja sama pengelolaan objek wisata Pantai Libuo antara Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato dan pihak...

Read more

Korupsi: Kanker Sosial yang Merenggut Masa Depan Bangsa

Korupsi Masih Jadi Ancaman Serius: Memahami Tindak Pidana Korupsi dari Perspektif Hukum Indonesia

Menjinakkan “Raja-Raja Kecil”: Menggugat Paradoks Oligarki dalam Otoda

Nirwan Due Minta APH Berantas Premanisme di Pohuwato: Masyarakat Harus Merasa Aman

  • Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.