Rabu, 17 Juni, 2026
Histori Pos
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Histori Pos – Berita Terkini dan Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Home » Banjir Bandang Taluditi: Sorotan Limonu Hippy Terhadap Aktivitas PETI

Banjir Bandang Taluditi: Sorotan Limonu Hippy Terhadap Aktivitas PETI

Redaksi by Redaksi
April 24, 2024
in Daerah
2 0
0
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato – Ketua DPC Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (Apri) Kabupaten Pohuwato, Limonu Hippy, dengan suara lantangnya, menyoroti tantangan besar yang dihadapi di Kecamatan Taluditi. Ditengah-tengah keramaian berita, ada satu cerita yang tak boleh terlupakan, yaitu aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang menjadi sorotan.

Pada Senin (22/4/2024) kemarin, keempat desa di Kecamatan Taluditi dilanda banjir bandang, memaksa ratusan warga terdampak. Dan di balik musibah itu, ada tuduhan bahwa aktivitas PETI mungkin menjadi pemicu banjir tersebut, merusak tidak hanya lingkungan tetapi juga kehidupan masyarakat sekitar.

“Saya sebagai Ketua DPC APRI, melihat betapa rawannya situasi di Taluditi. Hutannya masih utuh dan rentan terhadap banjir, apalagi dengan tambang menggunakan alat berat. Inilah yang harus disoroti,” tegas Limonu.

Belum lagi di bagian Hilir kata Limonu, ada Bendungan Randangan yang seharusnya menjadi penopang, namun aktivitas PETI bisa mengancam stabilitas lingkungan dengan sedimentasi yang dihasilkan.

“Lagian yang kami pertimbangkan bahwa, di bagian hilir Taluditi, ada Bendung Raksasa Randangan. Jangan sampai, adanya aktivitas tambang di sana dan tidak terkendali lagi kerusakan lingkungan disana, maka dipastikan,  akan terjadi pendangkalan sungai akibat sedimentasi yang langsung dibuang ke sungai,” imbuh Limonu.

Limonu juga mencatat kasus-kasus sebelumnya di Pohuwato yang berakhir dengan masuknya pelaku tambang ilegal ke penjara. Namun, tantangan di Taluditi terasa lebih kompleks dengan kerentanannya terhadap bencana banjir yang bisa menjadi lebih serius jika aktivitas PETI tidak terkendali.

“Saya berharap ada kesadaran bersama untuk melindungi lingkungan dan sumber daya alam yang ada. Bukan hanya soal menghindari dampak negatif, tapi juga bagaimana kita bisa merangkul hal positif dari keberadaan tambang,” ujarnya.

Kata Limonu, Walau telah ada upaya rehabilitasi dan reklamasi dari pihak-pihak terkait, namun tantangan masih besar dengan masuknya alat berat dari luar daerah yang sulit dikendalikan.

“Saya melihat dampak negatifnya lebih dominan daripada dampak positifnya saat ini. Kita harus lebih bijak dalam mengelola aktivitas tambang untuk keberlangsungan lingkungan dan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.




Reporter: Wahyu Lahai

RelatedPosts

Pemuda Desa Pelambane Sukses Gelar Lomba Semarak Ramadhan

Disela Kesibukan Jelang Pemilu, KPU Pohuwato Gelar Doa Bersama Anak Yatim Piatu

Hadiri Kongres KPMIP Ke&IV, Syarif Mbuinga Titip Pesan Penting

Pengurus dan Rema Muda Mesjid Nabawi Suka Makmur Berbagi Daging Kurban di Panti Asuhan

Tags: Aktivitas PETIBanjir Bandang di TaluditiLimonu HippyPertambangan IlegalTaluditi
ShareTweetSend
Previous Post

Ketua DPRD Pohuwato Dipercaya Jadi Petugas Haji, Siap Bantu 77 Calon Jamaah di Tanah Suci

Next Post

Investasi Tumbuh, Kemiskinan dan Pengangguran Tetap Tantangan di Pohuwato

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

Daerah

Pastikan Situasi Aman dan Kondusif Panwascam Duhiadaa Giat Patroli Malam

Desember 17, 2023
48
Daerah

Pastikan Tetap Gelar Aksi May Day, BARA API Ajukan 7 Tuntutan ke DPRD Pohuwato

April 28, 2026
24
historipos
Daerah

Siap&Siap, KPU Bakal Gelar Nobar Film “Kejarlah Janji”

Oktober 16, 2023
2
Daerah

Raih Terbaik III Kategori Pemberitaan Produktif, Ketua Bawaslu Pohuwato: Saya Sangat Bersyukur

November 23, 2023
2
Daerah

Hujan Deras Lumpuhkan Pohuwato, 2.160 Jiwa Terdampak Banjir

Januari 22, 2025
99
historipos
Daerah

Di Balik Kilau Emas: Perjuangan Penambang Pohuwato Melawan Intimidasi dan Ketidakpastian

Agustus 14, 2023
0
Load More
Next Post

Investasi Tumbuh, Kemiskinan dan Pengangguran Tetap Tantangan di Pohuwato

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

Persoalkan TKD yang Belum Cair, Nirwan Due Minta BKD Pohuwato Buka-bukaan

Juni 11, 2026

Soroti Prosedur Tambahan BKD, Ketua Komisi II DPRD Pohuwato: Jangan Sampai Aturan BKD Malah Persulit Birokrasi

Juni 11, 2026

Investasi Raksasa Tapi Minim Manfaat, Warga Lokal Hanya Jadi Penonton di Negeri Sendiri?

Juni 10, 2026

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat di Randangan, BRI Cabang Marisa Lakukan Investigasi Internal

Juni 8, 2026
Parlemen

Persoalkan TKD yang Belum Cair, Nirwan Due Minta BKD Pohuwato Buka-bukaan

by Redaksi
Juni 11, 2026
0
0

HistoriPos.com, Pohuwato — Keterlambatan penyaluran Transfer Keuangan Desa (TKD) menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan DPRD Pohuwato...

Read more

Soroti Prosedur Tambahan BKD, Ketua Komisi II DPRD Pohuwato: Jangan Sampai Aturan BKD Malah Persulit Birokrasi

Investasi Raksasa Tapi Minim Manfaat, Warga Lokal Hanya Jadi Penonton di Negeri Sendiri?

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat di Randangan, BRI Cabang Marisa Lakukan Investigasi Internal

Pinjaman Lunas Berubah Tunggakan, Nasabah BRI di Randangan Keget Ditagih Tunggakan 19 Juta

    © 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

    No Result
    View All Result

    © 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.