HistoriPos.com, Pohuwato — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Pohuwato secara resmi merombak struktur kepengurusannya dengan merangkul figur-figur muda potensial. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi partai terhadap pergeseran demografi pemilih menjelang kontestasi politik tahun 2029.
Selain nama Riyanto Ismail yang dikenal sebagai representasi aktivis muda, nama Hendrik Mahmud kini resmi masuk dalam jajaran elit partai berlambang pohon beringin tersebut. Pengacara muda yang memiliki rekam jejak progresif di Provinsi Gorontalo ini dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD II Golkar Pohuwato.
Ketua DPD II Golkar Pohuwato, Nasir Giasi, menegaskan bahwa masuknya darah segar ke dalam struktur organisasi merupakan bukti nyata bahwa Golkar adalah partai yang terbuka dan konsisten dalam melakukan kaderisasi.
Menurut Nasir, pada periode kedua kepemimpinannya ini, ia merasa perlu melakukan ekspansi struktur dengan melibatkan generasi milenial guna memastikan keberlanjutan partai di masa depan.
“Sebagai Ketua DPD II di kepengurusan periode kedua, saya harus melebarkan sayap. Potensi pemilih di 2029 akan didominasi oleh kaum milenial. Oleh karena itu, kami memasukkan anak-anak muda seperti Riyanto Ismail dan Hendrik Mahmud sebagai perwakilan dari generasi tersebut,” ujar Nasir Giasi, Selasa (28/04/2026).
Penunjukan Hendrik Mahmud dinilai sebagai langkah jitu. Selain memperkuat posisi hukum partai, latar belakangnya sebagai praktisi hukum diharapkan mampu memberikan warna baru dalam advokasi kebijakan publik yang pro-rakyat di Kabupaten Pohuwato.
Nasir menambahkan bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan investasi politik untuk memastikan Golkar tetap relevan dan mampu menjawab aspirasi pemilih muda yang memiliki karakteristik kritis dan dinamis. (Rh)


















