HistoriPos.com, Pohuwato — Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) memastikan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Menyikapi situasi tersebut, Kepala Dinas Perindagkop Pohuwato, Ibrahim Kiraman, SE, meminta masyarakat untuk tetap tenang.
Ibrahim mengimbau agar warga tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) apalagi sampai melakukan tindakan penimbunan stok BBM yang dapat memicu kelangkaan di lapangan.
“Sampai saat ini belum ada kenaikan BBM. Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan tindakan menimbun BBM,” ujar Ibrahim Kiraman, Rabu (01/04/2026).
Selain imbauan kepada konsumen, Ibrahim juga memberikan perhatian khusus kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor penjualan BBM eceran atau depot. Ia menegaskan agar para pelaku usaha tidak memanfaatkan isu yang berkembang untuk menaikkan harga secara sepihak.
Pihak Dinas Perindagkop berharap adanya sinergi dari para pemilik depot untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dengan menetapkan harga jual yang masih dalam batas kewajaran.
“Kami meminta kepada para pelaku UMKM BBM atau depot untuk tidak menaikkan harga. Kami berharap mereka dapat memberikan harga yang sewajarnya kepada masyarakat,” tambahnya.
Langkah persuasif ini diharapkan dapat menjaga kondusivitas wilayah Pohuwato serta memastikan ketersediaan energi tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa adanya praktik spekulasi harga di tingkat bawah. Rh)

















