• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 29 Oktober, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Ribuan Warga Pohuwato Bergerak, AMBEPEDA Siap Gelar Aksi Besar-Besaran Menuntut Keadilan Penambang

Ribuan Warga Pohuwato Bergerak, AMBEPEDA Siap Gelar Aksi Besar-Besaran Menuntut Keadilan Penambang

Redaksi by Redaksi
September 5, 2025
in Info
4 0
0
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato — Suasana di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, memanas seiring dengan rencana aksi massa besar-besaran yang digagas oleh Aliansi Masyarakat Bersama Penambang Daerah (AMBEPEDA). Aksi ini direncanakan akan dipusatkan di Desa Hulawa dan sekitarnya, sebagai puncak dari kekecewaan masyarakat terhadap berbagai isu yang tak kunjung terselesaikan, terutama yang berkaitan dengan aktivitas tambang.

Jenderal Lapangan AMBEPEDA, Taufik Dunggio, menegaskan bahwa aksi kali ini berbeda dari unjuk rasa biasa.

“Ini akan menjadi aksi massa terbesar, karena beberapa hari terakhir kami telah menyebarkan selebaran dan berkomunikasi langsung dengan tukang ojek, pedagang, serta kabilasa. Sudah banyak masyarakat yang menyatakan siap bergabung,” ujar Taufik.

RelatedPosts

Kabar Duka, Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli Meninggal Dunia

Oknum Dosen Dikeluarkan, Rektor Unipo: Ini Demi Menyelamatkan Kampus

Dukung Pegawai Lapas , BRI Cabang Marisa Sosialisasi Kredit Multiguna dan Inovasi Digital

Atlet Lisa Rumbewas Tutup Usia, ini Catatan Prestasinya

Menurut AMBEPEDA, penderitaan masyarakat kecil semakin memuncak akibat dugaan praktik-praktik tidak sehat yang dilakukan oleh perusahaan dan lemahnya regulasi pemerintah. Mereka menuding negara dan perusahaan tambang mengabaikan penderitaan rakyat demi kepentingan ekonomi semata.

Ada enam persoalan utama yang menjadi tuntutan dalam aksi ini, mencakup masalah ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan warga:

Hak Masyarakat Adat yang Terabaikan: AMBEPEDA menyoroti hak masyarakat adat atas pengelolaan tambang yang dinilai semakin tergerus. Mereka mendesak pemerintah untuk mengembalikan hak-hak tersebut agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kekayaan alam di wilayah mereka.

Krisis Air Bersih: Masyarakat di Desa Hulawa mengeluhkan krisis air bersih yang terus berlanjut. Kondisi ini diduga akibat dampak langsung dari operasional tambang, yang merusak sumber-sumber air alami.

Infrastruktur Jalan yang Rusak: Kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. AMBEPEDA menuntut agar perusahaan tambang bertanggung jawab penuh atas kerusakan ini.

Infrastruktur Jalan yang Rusak: Kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. AMBEPEDA menuntut agar perusahaan tambang bertanggung jawab penuh atas kerusakan ini.

Permasalahan Ketenagakerjaan: Adanya ketidakadilan dalam rekrutmen tenaga kerja di perusahaan tambang menjadi sorotan utama. Masyarakat menganggap perusahaan tidak berpihak pada tenaga kerja lokal, sehingga janji-janji kesejahteraan yang sempat disuarakan tidak terealisasi.

Penciutan Wilayah Tambang: Aksi ini juga menuntut penjelasan terkait penciutan wilayah tambang seluas 100 hektare yang berdampak langsung pada ruang hidup masyarakat.

Distribusi Dana CSR yang Tidak Jelas: AMBEPEDA mempertanyakan transparansi dan efektivitas dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Mereka menuding distribusi dana tidak jelas dan tidak tepat sasaran, sehingga masyarakat setempat tidak merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan.

Selain itu, AMBEPEDA juga menyinggung polemik pengalihan status Desa Hulawa yang menimbulkan keresahan, serta tata letak Polsubsektor Buntulia yang dianggap tidak strategis dalam menjaga keamanan warga.

Taufik Dunggio menegaskan, jika persoalan ini terus diabaikan, ia khawatir kemarahan rakyat akan kembali memuncak. Ia mengingatkan kembali tragedi 21 September 2023 yang sempat menorehkan luka mendalam bagi masyarakat Pohuwato.

“Kalau pihak perusahaan masih memancing kemarahan rakyat dengan mengabaikan tuntutan yang sudah berulang kali disuarakan, jangan salahkan masyarakat ketika perlawanan kembali membesar,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan tambang maupun pemerintah daerah. Masyarakat kini menanti langkah nyata dari para pemangku kepentingan, agar gelombang ketidakpuasan tidak semakin membesar dan berujung pada konfrontasi yang merugikan semua pihak. (Rh)

Tags: AmbepedaDemoPenambangPohuwato
Share2Tweet1Send
Previous Post

BRI Cabang Marisa Beri Penjelasan, Masalah Asuransi Nasabah Selesai dengan Baik

Next Post

Kapolres Pohuwato Bakal Teruskan Aspirasi Ambepeda ke Mabes Polri Soal Polsubsektor

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

Daerah

Hadirnya PT IGL dan PT BTL Kehidupan Masyarakat Pohuwato di Ambang Kehancuran?

September 10, 2024
161
Info

Simak Manfaat dan Efek Samping Mengonsumsi Kopi Hitam

Januari 1, 2024
53
Info

Pohuwato Berbenah: Rekor Penangkapan Alat Berat di Era AKBP Busroni

Mei 5, 2026
49
Info

Guru, Siswi dan Orang Tua Kompak Bantah Rumor Pelecehan di Pohuwato

Januari 13, 2024 - Updated on Januari 14, 2024
98
Info

Cegah Luapan Air Sungai, Sejumlah Pelaku Usaha Tambang Lakukan Normalisasi Sungai di Balayo

Januari 28, 2024
14
Info

Ronnie Sianturi Santai Nikmati Es Teh di Depan Ruko, Warganet: Subahanallah Ganteng Sekali

Desember 27, 2023
26
Load More
Next Post

Kapolres Pohuwato Bakal Teruskan Aspirasi Ambepeda ke Mabes Polri Soal Polsubsektor

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

April 6, 2026

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

Februari 17, 2024

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

BRI Cabang Marisa Jajaki Layanan Payroll dan Proteksi BRINS Kepada Karyawan Perusahaan di Kabupaten Pohuwato

Oktober 26, 2026

BRI Cabang Marisa Buka BRILiaN Internship Program, Peluang Emas Karier Perbankan Bagi Pemuda Pohuwato

Oktober 21, 2026

HUT ke-75 Humas Polri: Polres Pohuwato Gelar Aksi Donor Darah Hingga Santuni Anak Yatim

Oktober 20, 2026

Dukung Pegawai Lapas , BRI Cabang Marisa Sosialisasi Kredit Multiguna dan Inovasi Digital

Oktober 20, 2026
Ekonomi

BRI Cabang Marisa Jajaki Layanan Payroll dan Proteksi BRINS Kepada Karyawan Perusahaan di Kabupaten Pohuwato

by Redaksi
Oktober 26, 2026
0
4

HistoriPos.com, Pohuwato — Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Marisa terus memperluas jangkauan kemitraan strategisnya dengan berbagai perusahaan di wilayah Kabupaten...

Read more

BRI Cabang Marisa Buka BRILiaN Internship Program, Peluang Emas Karier Perbankan Bagi Pemuda Pohuwato

HUT ke-75 Humas Polri: Polres Pohuwato Gelar Aksi Donor Darah Hingga Santuni Anak Yatim

Dukung Pegawai Lapas , BRI Cabang Marisa Sosialisasi Kredit Multiguna dan Inovasi Digital

Hendak Dipasok ke PETI Botudulanga, Satreskrim Polres Pohuwato Amankan 2.450 Liter Solar Bersubsidi

  • Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.