• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 14 Mei, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Temukan 22 Masalah di Rusunawa Syah

Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Temukan 22 Masalah di Rusunawa Syah

Redaksi by Redaksi
Februari 5, 2025
in Pendidikan
1 0
0
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato — Reses Nasir Giasi, Ketua Komisi III DPRD Pohuwato, di Rusunawa Syah, pada Selasa, (04/02/2025) dibanjiri aspirasi. Dalam pertemuan itu, sejumlah masalah mencuat, mulai dari kebutuhan air bersih, pendidikan, hingga digitalisasi sistem pembayaran dan keamanan.

Nasir Giasi menegaskan bahwa Rusunawa ini merupakan bagian dari daerah pemilihannya (dapil) dan sudah menjadi bagian penting dari Kota Marisa. Dengan jumlah penghuni mencapai sekitar 500 orang, kompleks hunian vertikal ini menjadi solusi atas permasalahan kepadatan penduduk di daerah tersebut.

“Setiap kali ada rapat dengar pendapat (RDP), selalu muncul berbagai persoalan dari warga Rusunawa. Oleh karena itu, saya ingin turun langsung, mendengarkan sendiri apa yang menjadi keluhan mereka disini,” ujar mantan ketua DPRD itu.

RelatedPosts

Siswa SMP Negeri 4 Randangan Belajar di Bawah Bayang-bayang Ketakutan

MABA Hukum Capai 150, Wadek Hukum; Optimis Bertambah Lagi

Rayakan Keragaman Burung di Indonesia ke-22, Puluhan anak SD Ikuti Lomba Mewarnai

Fakultas Teknik Universitas Pohuwato Rayakan Milad ke-5 Tahun

Dari hasil reses ini, setidaknya 22 permasalahan berhasil dicatat. Namun, menurut Nasir, tidak semuanya bisa dibahas dalam satu malam. Salah satu isu paling mendesak yang diangkat oleh warga adalah ketersediaan air bersih.

“Kebutuhan air ini adalah kebutuhan dasar. Setelah reses ini, kami akan segera menindaklanjutinya dalam RDP dengan berbagai pihak terkait,” tegasnya.

Menurut polisi Golkar itu, bahwa kontribusi warga Rusunawa terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak dapat dipungkiri. Menurutnya, mereka bukan sekadar penghuni, tetapi pejuang PAD karena tetap membayar retribusi dan ikut menyumbang pendapatan daerah.

“Tahun 2025, target PAD Pohuwato naik menjadi Rp550 juta, meningkat Rp50 juta dari tahun sebelumnya. Pada 2024, dari target Rp500 juta, realisasi PAD mencapai sekitar Rp475 juta atau 90%. Ini pencapaian luar biasa,” jelasnya.

Dengan kontribusi yang besar ini, Nasir menegaskan bahwa pemerintah harus mengembalikan manfaatnya kepada warga Rusunawa, terutama dalam bentuk pemeliharaan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, dan solusi atas keluhan warga.

“Seharusnya, ini akan kita kembalikan lagi, tapi. dalam bentuk penanganan, pemeliharaan, pembangunan infrastruktur, apa yang menjadi keluhan mereka-mereka yang menjadi penghuni Rusunawa itu sendiri,” bebernya.

Selain persoalan air bersih, warga juga menyampaikan keluhan terkait akses pendidikan bagi anak-anak mereka. Sebab, Banyak anak usia dini di Rusunawa yang harus menempuh jarak jauh untuk bersekolah. Untuk solusinya kata Nasir, mungkin bisa memanfaatkan ruang kosong yang tidak terpakai untuk dijadikan PAUD.

“Sekali lagi, Rusunawa ini adalah sebuah hunian yang menjadi ikon Pohuwato. Dia bertingkat dan bukan saja fasilitas infrastruktur, tapi bagaimana juga dengan fasilitas pendidikan. Khususnya, walaupun tidak besar-besar dulu, kita mulai dari pendidikan anak usia dini, karena keluhan juga tadi terlalu jauh, banyak anak-anak usia dini yang harus kita gagas secara perlahan-lahan,” terang Nasir di hadpan warga.

Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam sistem pengelolaan Rusunawa. Beberapa langkah yang akan diterapkan antara lain:

  1. Digitalisasi pembayaran dengan QR, untuk menghindari pungli dan memudahkan warga dalam membayar retribusi.
  2. Penggunaan kartu akses digital, sebagai solusi keamanan agar hanya penghuni resmi yang bisa keluar masuk.
  3. Pemasangan CCTV dan palang otomatis, untuk meningkatkan pengawasan dan mengurangi kasus kehilangan barang, seperti helm.

“Karena sistem manual yang masih digunakan saat ini sudah tidak efisien. Dengan digitalisasi, kenyamanan akan meningkat dan pengelolaan Rusunawa menjadi lebih transparan,” paparnya.

Nasir juga menegaskan bahwa aturan harus ditegakkan secara adil. Jika ada penghuni yang tidak membayar retribusi, maka mereka harus menerima konsekuensinya.

“Sudah ada aturan yang disepakati. Kalau tidak dijalankan secara merata, sistem akan rusak. Bagi yang tidak membayar, harus ada sanksi tegas, termasuk dikeluarkan dari Rusunawa,” tegasnya.

Dengan berbagai permasalahan yang disampaikan, Nasir berkomitmen untuk membawa aspirasi warga ke tingkat pembahasan lebih lanjut di DPRD.

“Meski ada pro dan kontra, kita akan terus mengedukasi warga tentang pentingnya digitalisasi dan perbaikan sistem. Intinya, kami ingin menjadikan Rusunawa sebagai hunian yang nyaman dan menjadi ikon kebanggaan Pohuwato,” pungkasnya. (Wahyu)

Tags: DPRD PohuwatoNasir GiasiResesRusunawa Syah
ShareTweetSend
Previous Post

Lewat Reses, Yuliyani Rumampuk Bangkitkan Harapan Masyarakat Wanggarasi

Next Post

Delpan Yanjo Janji Bantu Renovasi Masjid dan Kawal Aspirasi Insentif Imam di Duhiadaa

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

Pendidikan

Gerakan Sadar Lingkungan Dan Jaga Kebersihan Untuk Sipayo dari Mahasiswa KKN UNG

September 27, 2024
60
Pendidikan

Rayakan Keragaman Burung di Indonesia ke-22, Puluhan anak SD Ikuti Lomba Mewarnai

Desember 10, 2024
7
Pendidikan

Universitas Pohuwato Gelar Pembekalan KKN Tematik Angkatan III

Januari 8, 2024
23
Pendidikan

Peserta KKNT Unipo Boalemo Angkatan Ke-III Diharapkan Berkontribusi Positif Bagi Masyarakat

Januari 20, 2024
5
Pendidikan

Pendidikan Pohuwato Stagnan, HMI Tuntut Kadis Pendidikan Dievaluasi

Juli 15, 2025
15
Pendidikan

7 Dosen UNIPO Lulus Sertifikasi, Biro Kepegawaian Siap Tingkatkan Mutu Akademik

September 18, 2025
2
Load More
Next Post

Delpan Yanjo Janji Bantu Renovasi Masjid dan Kawal Aspirasi Insentif Imam di Duhiadaa

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

April 6, 2026

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

Maret 30, 2026

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

Momen Lucu di Pembukaan Pohuwato Cup 2026: Syarif Mbuinga Ungkap Ketua Percasi Provinsi Kalah 2-0 dari Pak Wabup

Mei 10, 2026

HMI Cabang Pohuwato Kecam Dugaan Tindakan Represif Aparat Saat Aksi Mahasiswa di Gorontalo

Mei 10, 2026

UMKM Lokal Pohuwato Ramaikan Venue Turnamen Catur, Panitia Siapkan Ruang Khusua Pelaku Usaha

Mei 9, 2026

Tindak Lanjut Instruksi Ditjen PAS, Lapas Pohuwato Deklarasikan Bebas Handphone, Narkoba dan Keming

Mei 8, 2026
Olahraga

Momen Lucu di Pembukaan Pohuwato Cup 2026: Syarif Mbuinga Ungkap Ketua Percasi Provinsi Kalah 2-0 dari Pak Wabup

by Redaksi
Mei 10, 2026
0
8

HistoriPos.com, Pohuwato — Malam pembukaan Open Turnamen Catur Pohuwato Cup2026 pada Jumat (8/5/2026) diwarnai momen paling menggelitiksepanjang rangkaian acara pembukaan....

Read more

HMI Cabang Pohuwato Kecam Dugaan Tindakan Represif Aparat Saat Aksi Mahasiswa di Gorontalo

UMKM Lokal Pohuwato Ramaikan Venue Turnamen Catur, Panitia Siapkan Ruang Khusua Pelaku Usaha

Tindak Lanjut Instruksi Ditjen PAS, Lapas Pohuwato Deklarasikan Bebas Handphone, Narkoba dan Keming

H-1 Pohuwato Cup 2026: Pendaftar Tembus 183 Peserta, Panitia Optimis Angka Terus Bertambah

  • Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.