HistoriPos.com, Pohuwato — Open Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 bukan hanya menjadi panggung bagi para pecatur untuk unjuk kemampuan. Event yang berlangsung pada 8 hingga 10 Mei 2026 ini juga membuka peluang nyata bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Pohuwato untuk berpartisipasi dan meraih manfaat ekonomi langsung dari kehadiran ratusan peserta dan penonton yang datang dari berbagai daerah.
Ketua Percasi Kabupaten Pohuwato, Abdul Hamid Sukoli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindak) Kabupaten Pohuwato untuk mengintegrasikan UMKM lokal ke dalam rangkaian kegiatan Pohuwato Cup 2026. Ini adalah wujud nyata dari komitmen penyelenggara untuk menjadikan turnamen ini sebagai event yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Pohuwato.
“Kami juga bekerjasama dengan UMKM lokal dan sudah berkoordinasi dengan Disperindak untuk bisa sama-sama menyajikan makanan lokal ataupun tradisional Kabupaten Pohuwato. Untuk disajikan di tempat ini, di lokasi kegiatan,” jelas AHS.
AHS menegaskan bahwa kehadiran UMKM lokal di arena Pohuwato Cup 2026 memiliki dua manfaat sekaligus. Pertama, para pelaku UMKM mendapatkan pasar yang luar biasa dengan kehadiran ratusan peserta dan ribuan penonton yang tentunya memerlukan konsumsi selama tiga hari pelaksanaan turnamen. Kedua, para tamu yang datang dari luar daerah berkesempatan untuk mengenal dan mencicipi kekayaan kuliner tradisional Pohuwato yang mungkin belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
“Ini adalah kesempatan emas bagi UMKM kita. Di satu sisi mereka mendapat pasar yang besar, di sisi lain mereka menjadi duta yang memperkenalkan cita rasa asli Pohuwato kepada tamu-tamu dari luar. Makanan lokal kita adalah identitas kita, dan kami bangga bisa menampilkannya dalam forum sebesar ini,” tutur AHS dengan penuh semangat.
Kolaborasi dengan Disperindak juga memastikan bahwa UMKM yang terlibat mendapatkan pendampingan dan dukungan yang diperlukan untuk bisa tampil optimal di hadapan pengunjung Pohuwato Cup 2026. Panitia berharap agar kegiatan ini menjadi ajang promosi yang efektif bagi produk-produk lokal Pohuwato, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan usaha para pelaku UMKM secara berkelanjutan.
Sinergi antara event olahraga berskala besar dan pemberdayaan UMKM lokal seperti ini merupakan praktik yang masih jarang dilakukan di tingkat turnamen kabupaten. Pohuwato Cup 2026 membuktikan bahwa sebuah turnamen catur tidak harus berdiri sendiri sebagai event yang eksklusif, melainkan bisa menjadi katalisator yang menggerakkan berbagai sektor kehidupan masyarakat secara bersamaan.
AHS berharap model kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi dan preseden yang baik untuk event-event serupa di masa mendatang, tidak hanya di Pohuwato tetapi juga di kabupaten-kabupaten lain di Gorontalo. Inilah visi besar yang ingin diwujudkan: sebuah turnamen catur yang tidak hanya melahirkan juara di atas papan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan kebanggaan masyarakat daerah. (**)

















