• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 27 Januari, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Prophetic Leadership: Antara Vegetasi Pertumbuhan Demokrasi dan Kekuasaan

Prophetic Leadership: Antara Vegetasi Pertumbuhan Demokrasi dan Kekuasaan

Redaksi by Redaksi
Januari 27, 2026
in Opini
0 0
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh :
Syawal Hamjati (HMI Cabang Gorontalo BADKO HMI SULUT-GO)

Demokrasi sejatinya adalah ruang hidup yang terus bertumbuh bukan bangunan mati yang selesai dibangun oleh prosedur elektoral semata. Ia menyerupai vegetasi: membutuhkan tanah nilai, air etika, dan cahaya keberpihakan agar dapat tumbuh sehat. Namun dalam praktiknya, demokrasi sering kali dirawat oleh kekuasaan yang justru mengeringkan tanahnya. Di sinilah prophetic leadership menemukan makna strategisnya: sebagai daya hidup yang menjaga agar demokrasi tidak tumbuh liar atau layu oleh kerakusan kuasa.

Prophetic leadership bukan sekadar model kepemimpinan religius, melainkan paradigma ideologis yang menempatkan kekuasaan sebagai amanah moral. Ia berangkat dari nilai kenabian: kejujuran, keadilan, keberanian moral, dan pembelaan terhadap kaum tertindas. Dalam konteks demokrasi, nilai-nilai ini berfungsi sebagai nutrisi utama bagi vegetasi pertumbuhan demokrasi yang sehat dan berkeadaban. Tanpa kepemimpinan profetik, demokrasi rawan direduksi menjadi sekadar arena kompetisi elite, bukan alat emansipasi rakyat.

RelatedPosts

Investor Sawit Pencuri Emas Harus Diproses Hukum

Palu Parlemen DPRD Pohuwato Berpindah Tangan, Siapa Penerusnya?

“Ka Uwa” dan “Tim Joker”: Dalang di Balik PETI Pohuwato?

Wawan Hatama, Tokoh Muda Popayato yang Berjuang dari Keterbatasan

Masalah muncul ketika demokrasi yang seharusnya menjadi ruang partisipasi kolektif justru dibajak oleh logika kekuasaan. Kekuasaan yang kehilangan dimensi profetik cenderung melihat demokrasi sebagai instrumen legitimasi, bukan sebagai tanggung jawab etis. Pemilu dijadikan tujuan akhir, bukan sarana membangun keadilan sosial. Akibatnya, demokrasi tetap tumbuh secara kuantitatif—ramai, hiruk-pikuk, penuh slogan—namun miskin secara kualitas dan arah ideologis.

Di titik inilah prophetic leadership berperan sebagai penjaga orientasi. Ia memastikan bahwa pertumbuhan demokrasi tidak menyimpang dari tujuan dasarnya: memanusiakan manusia. Kepemimpinan profetik tidak tunduk sepenuhnya pada selera massa, tetapi juga tidak berdiri elitis di menara moral. Ia hadir sebagai penuntun, bukan penguasa; sebagai teladan, bukan sekadar pengendali. Dalam bahasa ideologis, prophetic leadership adalah koreksi terhadap demokrasi liberal yang netral nilai dan permisif terhadap ketimpangan.

Namun relasi antara prophetic leadership dan kekuasaan selalu bersifat tegang. Kekuasaan cenderung ingin stabil, mapan, dan aman; sementara kepemimpinan profetik sering kali hadir sebagai gangguan etis. Ia mempertanyakan kebijakan yang sah secara hukum namun cacat secara moral. Ia menolak kompromi yang mengorbankan rakyat demi stabilitas semu. Karena itu, prophetic leadership kerap tidak nyaman bagi rezim kekuasaan, tetapi justru dibutuhkan oleh demokrasi yang ingin tumbuh matang.

Jika demokrasi dianalogikan sebagai vegetasi, maka kekuasaan adalah alat: bisa menjadi pupuk, bisa pula menjadi racun. Prophetic leadership menentukan arah penggunaannya. Ia memastikan kekuasaan tidak menindih akar demokrasi, melainkan menyuburkannya. Tanpa kepemimpinan profetik, demokrasi berisiko tumbuh tinggi namun rapuh, rimbun namun tidak berbuah.

Pada akhirnya, masa depan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering rakyat memilih, tetapi oleh siapa dan nilai apa yang memimpin. Prophetic leadership adalah ikhtiar ideologis untuk memastikan bahwa demokrasi tetap hidup, berakar, dan berpihak bukan sekadar tumbuh di bawah bayang-bayang kekuasaan.

Tags: Badko HMI SulutgoHMI Cabang GorontaloSyawal Hamjati
ShareTweetSend
Previous Post

Menakar Masa Depan Demokrasi Indonesia: Analisis Teknis Peran HMI sebagai Penjaga Nilai dan Etika Politik

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

Opini

Investor Sawit Pencuri Emas Harus Diproses Hukum

Januari 21, 2025
35
historipos
Opini

Nahdliyin Dalam Pusaran Pilpres 2024

November 1, 2023
0
Opini

Palu Parlemen DPRD Pohuwato Berpindah Tangan, Siapa Penerusnya?

Mei 20, 2024
40
Opini

Tantangan Kesenjangan Pendidikan Usia Dini di Desa Buhu Jaya

Maret 17, 2024
67
Opini

Wawan Hatama, Tokoh Muda Popayato yang Berjuang dari Keterbatasan

Januari 13, 2024 - Updated on Januari 14, 2024
37
Opini

Wakil Rakyat, Selamat Anda Dilantik

Agustus 26, 2024
33
Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

Februari 17, 2024

Bermodalkan Kuitansi, Aset Pemerintah Daerah di Lahan HGU Dibongkar Sepihak

November 13, 2025

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

Prophetic Leadership: Antara Vegetasi Pertumbuhan Demokrasi dan Kekuasaan

Januari 27, 2026

Menakar Masa Depan Demokrasi Indonesia: Analisis Teknis Peran HMI sebagai Penjaga Nilai dan Etika Politik

Januari 23, 2026

Menakar Relevansi Ideopolstratak HMI di Tengah Arus Turbulensi Demokrasi Nasional

Januari 23, 2026

Polres Pohuwato Limpahkan 3 Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal Buntulia ke Kejari

Januari 16, 2026
Opini

Prophetic Leadership: Antara Vegetasi Pertumbuhan Demokrasi dan Kekuasaan

by Redaksi
Januari 27, 2026
0
0

Oleh :Syawal Hamjati (HMI Cabang Gorontalo BADKO HMI SULUT-GO) Demokrasi sejatinya adalah ruang hidup yang terus bertumbuh bukan bangunan mati...

Read more

Menakar Masa Depan Demokrasi Indonesia: Analisis Teknis Peran HMI sebagai Penjaga Nilai dan Etika Politik

Menakar Relevansi Ideopolstratak HMI di Tengah Arus Turbulensi Demokrasi Nasional

Polres Pohuwato Limpahkan 3 Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal Buntulia ke Kejari

Tak Ada Ampun! Kapolda Gorontalo Sikat Mafia PETI di Jantung Kota Pohuwato

  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    158 shares
    Share 63 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Bermodalkan Kuitansi, Aset Pemerintah Daerah di Lahan HGU Dibongkar Sepihak

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Motif Suami di Pohuwato Tega Habisi Nyawa Istri dan Temannya Terungkap

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.