• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 20 Maret, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

Redaksi by Redaksi
September 16, 2025
in Hukum, Kriminal
186 7
0
158
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato — Kasus dugaan penganiayaan di Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, terbilang aneh. Korban penganiayaan, Rizaldi Latif alias Reza (25), yang menderita luka parah di wajah hingga kehilangan penglihatan mata kiri, justru dilaporkan oleh terduga pelaku. Ironisnya, korban kini harus memenuhi panggilan polisi sebagai saksi atas laporan tersebut.

Kejadian ini berawal pada 12 Agustus 2025 lalu. Rizaldi Latif dianiaya hingga babak belur. Lanjut, usai kejadian penganiayaa tersebut, Vidlia langsung mendatangi Polres Pohuwato untuk membuat laporan penganiayaan yang menimpa suaminya. Namun, petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) menolak menerima laporan tanpa kehadiran korban. Karena Rizaldi sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit, laporan tidak bisa dilanjutkan.

“Setelah kejadian, saya langsung datang melapor di Polres Pohuwato. Tapi, anggota kepolisian meminta korban juga ikut melapor. Karena suami saya dirawat intensif, laporan tidak berlanjut. Anehnya, pihak kepolisian tidak ada inisiatif mengecek suami saya di rumah sakit. Alhasil kasus ini tidak pernah ada laporan,” ujar Vidlia kepada awak media, Selasa (16/9/2025) di Polres Pohuwato.

RelatedPosts

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Yakin Menang di Pengadilan

Politik Uang di Bone Bolango: Ancaman Demokrasi dan Masa Depan

Akibat PETI di Desa Teratai: Rumah Warga Terendam Lumpur Tambang Ilegal, Penegak Hukum Bungkam ?

Survei WPR di Dengilo, Tim Temukan Alat Berat Sedang Beraktivitas

Vidlia menjelaskan, terduga pelaku berinisial FH alias Uchi dan keluarganya sempat menjanjikan akan menempuh jalur mediasi dan menanggung biaya pengobatan. Namun, janji itu tak pernah ditepati, bahkan setelah sebulan berlalu.

Akibat luka parah di wajah, Rizaldi harus menjalani perawatan hingga ke Rumah Sakit Kandou di Manado. Namun, pengobatan terpaksa terhenti karena ketiadaan biaya. Melihat kondisi ini, keluarga korban akhirnya memutuskan untuk kembali mengurus laporan di kepolisian Polres Pohuwato.

Namun, alih-alih memanggil terduga pelaku, polisi justru mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada Rizaldi. Undangan tersebut menyebutkan bahwa Rizaldi dipanggil sebagai saksi atas laporan yang dibuat oleh terduga pelaku.

“Hari ini kami memenuhi undangan dari Polres Pohuwato untuk pemeriksaan saksi. Aneh, kami yang jadi korban, kami yang dilaporkan,” ujar Vidlia. (Riswan)

Tags: PenganiyaanPolres PohuwatoRizaldi Latif
Share63Tweet40Send
Previous Post

Ketua DPRD Pohuwato Janji Panggil Aleg YL ke Badan Kehormatan terkait Bolos dan Isu PETI

Next Post

Korban Penganiayaan Jadi Terlapor: Kuasa Hukum Rizaldi Latif Minta Transparansi Penyidikan

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

Hukum

Debt Collector Diduga Tarik Paksa Sepeda Motor Warga, Wawan Hatama Naik Pitam

Juli 4, 2024
81
Hukum

Sawah Hilang Tertimbun Lumpur Tambang Emas Ilegal di Dengilo

Mei 2, 2024
8
Hukum

Kemarahan Berujung Tragedi: Pelaku Minta Maaf ke Keluarga

Juli 16, 2024
134
Hukum

Tragis! Diduga Cemburu Buta, Pria di Pohuwato Tega Tikam Istri dan Temannya

April 10, 2024
593
Hukum

Terungkap, Nama Haji Rizal Disebut Sebagai Pelaku Usaha PETI di Taluditi

Desember 31, 2023
122
Hukum

Tak Hanya PETI, ‘Haji Suci’ Dilaporkan LAI ke Kejati atas Dugaan Korupsi dan Pencucian Uang

Oktober 3, 2025
20
Load More
Next Post

Korban Penganiayaan Jadi Terlapor: Kuasa Hukum Rizaldi Latif Minta Transparansi Penyidikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

Februari 17, 2024

Bermodalkan Kuitansi, Aset Pemerintah Daerah di Lahan HGU Dibongkar Sepihak

November 13, 2025

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

Satu Rumah di Patilanggio Dilahap Si Gajo Merah, Pemilik Rumah Tewas Terbakar

Maret 20, 2026

Kinerja Satpol PP Pohuwato Dipertanyakan: Penegakan Perda Mati Suri di Tengah Maraknya Praktek Maksiat di Pusat Ibu Kota

Maret 12, 2026

Imbas Kebijakan Gubernur Gorontalo, Akbar Baderan: Hasil Keringat Rakyat Kini Tak Bernilai Jual

Maret 10, 2026

Moh Afif Kritik Gubernur Gorontalo: Penertiban Tambang Tanpa Solusi Matikan Ekonomi Rakyat!

Maret 10, 2026
Peristiwa

Satu Rumah di Patilanggio Dilahap Si Gajo Merah, Pemilik Rumah Tewas Terbakar

by Redaksi
Maret 20, 2026
0
0

HistoriPos.com, Pohuwato — Isak tangis menyelimuti Dusun Batonu, Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, setelah sebuah kebakaran hebat menghanguskan...

Read more

Kinerja Satpol PP Pohuwato Dipertanyakan: Penegakan Perda Mati Suri di Tengah Maraknya Praktek Maksiat di Pusat Ibu Kota

Imbas Kebijakan Gubernur Gorontalo, Akbar Baderan: Hasil Keringat Rakyat Kini Tak Bernilai Jual

Moh Afif Kritik Gubernur Gorontalo: Penertiban Tambang Tanpa Solusi Matikan Ekonomi Rakyat!

Kritik Keras Fraksi Gerindra: Pemprov Gorontalo Dinilai Apatis Terhadap Nasib Ribuan Penambang Pohuwato

  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    158 shares
    Share 63 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Bermodalkan Kuitansi, Aset Pemerintah Daerah di Lahan HGU Dibongkar Sepihak

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Motif Suami di Pohuwato Tega Habisi Nyawa Istri dan Temannya Terungkap

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.