HistoriPos.com, Pohuwato — Pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pohuwato periode 2025–2029 pada Senin (29/06/2026) membawa angin segar bagi pesepakbolaan daerah. Di tengah dominasi wajah-wajah baru yang mengisi struktur organisasi, perhatian publik secara khusus tertuju pada satu-satunya sosok perempuan di jajaran teras kepengurusan, yakni Zulfiana A. Mbuinga.
Zulfiana dipercaya mengemban amanah strategis sebagai Bendahara Askab PSSI Pohuwato. Kehadiran tokoh perempuan ini dinilai memberi warna dan dinamika tersendiri di dalam jajaran kepengurusan baru yang kini dipimpin oleh Nasir Giasi.
Bagi masyarakat di Bumi Panua, nama Zulfiana sebenarnya sudah tidak asing lagi. Selain dikenal aktif di dunia usaha dan pergerakan sosial, ia merupakan Ketua Kolaborasi Muda Andalan Pohuwato (KOMANDO). Lewat komunitas tersebut, Zulfiana belakangan ini konsisten menginisiasi dan mendukung berbagai kegiatan kepemudaan, mulai dari turnamen olahraga hingga ajang otomotif di wilayah Pohuwato.
Di balik keputusannya untuk masuk ke dalam jajaran manajemen sepak bola, Zulfiana ternyata memiliki ikatan emosional dan cerita masa kecil yang kuat dengan olahraga kulit bundar ini. Kecintaannya tumbuh sejak dini karena faktor lingkungan keluarga.
Ia mengungkapkan, kecintaannya terhadap olahraga paling populer di dunia itu berawal dari sang ayah yang pernah memiliki sebuah klub sepak bola di Pohuwato.
“Dulu orang tua saya (papa) pemilik satu tim sepak bola di Pohuwato. Dari situ saya mulai tertarik. Bahkan kecintaan itu sampai membawa saya ke Arsenal. Jadi, bergabung di PSSI ini merupakan wujud kecintaan saya terhadap sepak bola,” ujar Zulfiana.
Meski momen ini menjadi pengalaman pertamanya masuk dalam jajaran kepengurusan Askab PSSI Pohuwato, Zulfiana datang membawa komitmen tinggi serta sejumlah gagasan segar. Menurutnya, potensi besar sepak bola di Pohuwato harus dijemput dengan pengelolaan kompetisi yang berkesinambungan dan merata, tidak hanya berpusat di tingkat kabupaten melainkan menyentuh hingga ke area pedesaan.
“Ini pertama kali saya bergabung dengan PSSI. Harapan saya, ke depan kita bisa membuat lebih banyak turnamen sepak bola. Kalau sebelumnya ada Bupati Cup, insyaallah nanti saya ingin menghadirkan KOMANDO Cup sebagai wadah bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuannya,” ungkapnya.
Melalui nakhoda kepengurusan yang baru ini, ia berharap Askab PSSI Pohuwato mampu memformulasikan lebih banyak kompetisi berkualitas. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan yang efektif bagi talenta-talenta muda lokal, sekaligus menghidupkan kembali gairah dan atmosfer sepak bola di seluruh pelosok wilayah Pohuwato.
Untuk diketahui, tampuk kepemimpinan Askab PSSI Kabupaten Pohuwato periode 2025–2029 kembali dipercayakan kepada Nasir Giasi yang kini menjabat sebagai ketua untuk periode ketiga kalinya. Dalam menjalankan roda organisasi, Nasir didampingi oleh Febriyanto Mardain yang ditunjuk sebagai Sekretaris, serta Zulfiana A. Mbuinga selaku Bendahara. (Rh)

















