• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 14 Juni, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Jaga Kondusivitas Daerah, BARA API Tunda dan Batalkan Aksi May Day

Jaga Kondusivitas Daerah, BARA API Tunda dan Batalkan Aksi May Day

Redaksi by Redaksi
April 30, 2026
in Info
3 0
0
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato — Aliansi Barisan Rakayat Anti Penindasan (BARA API) secara resmi mengumumkan pembatalan rencana aksi unjuk rasa besar-besaran dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang sedianya dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 1 Mei hingga Kamis, 7 Mei 2026.

Keputusan krusial tersebut disampaikan langsung oleh Jenderal Lapangan BARA API, Yosar Ruiba, sebagai pemberitahuan susulan atas rencana aksi yang telah diumumkan sebelumnya. Langkah ini diambil setelah adanya perkembangan signifikan dalam proses komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

“Pembatalan ini kami lakukan setelah melalui berbagai pertimbangan strategis, termasuk hasil komunikasi dan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait,” ujar Yosar, pada Kamis (30/04/2026).

RelatedPosts

Lifter Indonesia Lisa Rumbewas, Tutup usia

Peduli Sesama, Polsek Paguat Bagikan Takjil Gratis kepada Masyarakat

Peduli Atas Kondisi Pengairan Pertanian, YR TIM Secara Berkala Keruk Sedimen Bendungan Taluduyunu

KPU Pohuwato Gelar Rapat Rekapitulasi Hasil PSU DPRD Provinsi Gorontalo Dapil VI

Menurut Yosar, salah satu faktor utama pembatalan adalah hasil komunikasi kolaboratif yang intensif antara pemrakarsa aksi dengan Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Pohuwato, terkait sejumlah tuntutan massa.

Pertemuan pada Kamis, 30 April 2026, yang melibatkan pemrakarsa aksi, Bupati Pohuwato, unsur pimpinan DPRD Pohuwato, serta pihak perusahaan (PGP), dinilai telah menghasilkan langkah diplomasi yang adaptif. Sebanyak tujuh poin aspirasi yang menjadi dasar rencana aksi tersebut kini telah masuk dalam meja pembahasan formal.

“Tujuh poin aspirasi yang kami bawa telah dibahas secara langsung dalam pertemuan tersebut, termasuk yang ditujukan kepada pihak perusahaan,” jelasnya.

Selain faktor diplomasi, adanya imbauan dari berbagai tokoh lintas sektor juga menjadi pertimbangan penting bagi Aliansi BARA API untuk menjaga stabilitas daerah.

“Imbauan dari pemerintah kecamatan, desa, hingga tokoh masyarakat untuk menjaga kamtibmas menjadi perhatian serius bagi kami,” kata Yosar.

Ia menegaskan bahwa meskipun aksi massa ditiadakan, perjuangan Aliansi BARA API tidak akan berhenti, melainkan dialihkan ke jalur yang lebih persuasif dan dialogis. “Kami tetap akan mengawal tujuh poin tuntutan, namun melalui jalur musyawarah dan pendekatan dialog yang konstruktif,” tegasnya.

Pihak BARA API juga memberikan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang mungkin mencoba mengatasnamakan aliansi mereka setelah adanya pengumuman pembatalan ini.

“Apabila ada kelompok tertentu yang membawa nama BARA API untuk melakukan aksi massa, maka itu bukan bagian dari kami dan tidak benar,” ujarnya. Yosar menekankan bahwa perjuangan rakyat tidak boleh dicoreng oleh tindakan-tindakan destruktif.

“Apapun yang kita perjuangkan tidak boleh menggunakan cara-cara anarkis, chaos, kekerasan, ataupun merusak fasilitas umum,” tandasnya.

Ke depan, BARA API berkomitmen untuk mengedepankan strategi “parlemen ruangan” dalam memperjuangkan aspirasi mereka. Strategi ini akan memprioritaskan pola komunikasi, koordinasi, dan diplomasi yang persuasif serta humanis.

Di akhir pernyataannya, Yosar menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada publik. “Atas nama pribadi dan kelompok, kami memohon maaf jika dalam proses ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Terima kasih kepada seluruh sahabat dan rekan perjuangan,” tutupnya.

Berikut bunyi surat penundaan/pembatalan aksi unjuk rasa 1 Mey 2026 :

Teriring salam dan doa,semoga Allah SWT senantiasa membersamai rutinitas kescharian kita sekalian.

Sehubungan dengan rencana aksi unjuk rasa pada momentum May Day yang akan kami gelar pada besok hari, Jum’at O1 Mei s/d Kamis 07 Mei 2026.

Melalui kesempatan ini kami menyampaikan pemberitahuan susulan bahwa rencana aksi unjuk rasa sebagaimana dimaksud masih ditunda/dibatalkan sampai pada batas waktu yang tidak ditentukan, setelah mempertimbangkan poin-poin berikut:

  1. Bilamana pasca surat pemberitahuan pembatalan aksi unjuk rasa ini disampaikan ke pihak Polres, kemudian muncul kelompok² tertentu membawa bendera dari, untuk dan atas nama BARA API ataupun pemrakarsa aksi untuk melakukan satu dan lain hal kaitan aksi massa dan lain sebagainya maka hal itu tidak benar;
  2. Apapun yang sedang kita perjuangkan dari, untuk dan atas nama rakyat tidak boleh memakai cara anarkis, chaos, kekerasan ataupun merusak fasilitas umum. Mempertimbangkan situasi dan kondisi tersebut maka langkah penundaan dan atau pembatalan ini dilakukan; dan
  3. BARA API tetap akan berjuang namun dengan cara cara “parlemen ruangan” dengan tetap mendepankan pola komunikasi, koordinasi dan diplomasi yg persuasif serta humanis.

Tags: May DayYosar Ruiba
Share1Tweet1Send
Previous Post

Jelang May Day, Polres Pohuwato Siagakan 240 Personel dan BKO Polda Gorontalo

Next Post

Soal Temuan Ekskavator, Kapolsek Popbar: Kami Dalami Titik Koordinat Apakah Masuk Sulteng atau Gorontalo

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

historipos
Info

Siap&Siap, AJP Bakal Berikan Penghargaan Kepada Narasumber Terbaik

Juli 24, 2023
4
Info

Guru, Siswi dan Orang Tua Kompak Bantah Rumor Pelecehan di Pohuwato

Januari 13, 2024 - Updated on Januari 14, 2024
98
Info

Syarif Mbuinga Hangatkan Bukber dengan 15 Aparat Desa Paguat di Jakarta

April 6, 2024
2
Info

Oknum Dosen Dikeluarkan, Rektor Unipo: Ini Demi Menyelamatkan Kampus

Juni 10, 2024
53
Info

Wanita 24 Tahun Asal Paguat Dikabarkan Hilang Tanpa Jejak

Januari 7, 2024
4
Info

Peduli Korban Banjir Tolinggula, HMI Pohuwato Gelar Aksi Kemanusiaan

April 13, 2024
41
Load More
Next Post

Soal Temuan Ekskavator, Kapolsek Popbar: Kami Dalami Titik Koordinat Apakah Masuk Sulteng atau Gorontalo

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

April 6, 2026

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

Februari 17, 2024

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

Persoalkan TKD yang Belum Cair, Nirwan Due Minta BKD Pohuwato Buka-bukaan

Juni 11, 2026

Soroti Prosedur Tambahan BKD, Ketua Komisi II DPRD Pohuwato: Jangan Sampai Aturan BKD Malah Persulit Birokrasi

Juni 11, 2026

Investasi Raksasa Tapi Minim Manfaat, Warga Lokal Hanya Jadi Penonton di Negeri Sendiri?

Juni 10, 2026

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat di Randangan, BRI Cabang Marisa Lakukan Investigasi Internal

Juni 8, 2026
Parlemen

Persoalkan TKD yang Belum Cair, Nirwan Due Minta BKD Pohuwato Buka-bukaan

by Redaksi
Juni 11, 2026
0
0

HistoriPos.com, Pohuwato — Keterlambatan penyaluran Transfer Keuangan Desa (TKD) menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan DPRD Pohuwato...

Read more

Soroti Prosedur Tambahan BKD, Ketua Komisi II DPRD Pohuwato: Jangan Sampai Aturan BKD Malah Persulit Birokrasi

Investasi Raksasa Tapi Minim Manfaat, Warga Lokal Hanya Jadi Penonton di Negeri Sendiri?

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat di Randangan, BRI Cabang Marisa Lakukan Investigasi Internal

Pinjaman Lunas Berubah Tunggakan, Nasabah BRI di Randangan Keget Ditagih Tunggakan 19 Juta

  • Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.