HistoriPos.com, Pohuwato — Menghadapi kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Pohuwato, Komando Distrik Militer (Kodim) 1313 Pohuwato menggelar pelaksanaan salat istiska di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato pada Selasa (15/9/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama guna memohon agar hujan segera diturunkan.
Pelaksanaan salat memohon hujan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Danrem 133/NW Nomor ST/1316/2026 tanggal 14 September 2026 terkait perintah pelaksanaan doa meminta hujan akibat dampak musim kemarau di wilayah Kodim 1313/Pohuwato.
Kegiatan ibadah tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato Beni Nento, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Kasdim 1313 Pohuwato Mayor Cpl Muh Ismaal beserta jajaran, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pohuwato, serta Ketua Persit Cabang LXIX Dim 1313/Pohuwato Frinda Fiat Suwandana beserta pengurus.
Rangkaian salat istiska dipimpin oleh Ustaz Wisno Pakaya, Hakim Pohuwato, yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Usai salat, acara dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon keberkahan dan berakhirnya musim kemarau.
Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Beni Nento, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodim 1313 Pohuwato yang telah menginisiasi pelaksanaan ibadah tersebut di tengah situasi sulit yang dirasakan masyarakat.
“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kodim 1313 Pohuwato. Salat istiska ini merupakan bentuk ikhtiar dan doa kita bersama, khususnya di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang,” ujar Beni.
Beni menambahkan, dampak kemarau yang berlangsung dalam kurun waktu lama tidak hanya mengganggu ketersediaan air bersih untuk kebutuhan harian warga, tetapi juga memukul sektor pertanian hingga memicu terjadinya gagal panen di beberapa wilayah.
Oleh karena itu, ia berharap ikhtiar spiritual ini dapat memberikan hasil terbaik bagi seluruh masyarakat Pohuwato.
“Kita berharap hujan segera turun dan hujan yang turun nantinya menjadi hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Pohuwato, serta memberikan manfaat bagi pertanian dan kehidupan masyarakat,” katanya.
Mengakhiri penyampaiannya, Beni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam menghadapi ujian bencana alam maupun fenomena cuaca.
“Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat ikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga doa yang kita panjatkan bersama ini diijabah dan hujan segera diturunkan,” pungkas Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento. (Rh)

















