• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 5 Juli, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Kasus Penganiayaan Reza Latif Mandek 4 Bulan, Aktivis Minta Pencopotan Kapolres Pohuwato

Kasus Penganiayaan Reza Latif Mandek 4 Bulan, Aktivis Minta Pencopotan Kapolres Pohuwato

Redaksi by Redaksi
November 16, 2025
in Hukum
3 0
0
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato — Penanganan kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang warga Pohuwato, Reza Latif, hingga kini masih berjalan di tempat. Sudah empat bulan berlalu sejak insiden tragis yang mengakibatkan korban kehilangan penglihatan di mata kiri, namun kepastian hukum belum juga didapatkan.

Kemandekan kasus ini menuai sorotan tajam dari kalangan aktivis, salah satunya Ziyad Arapa, seorang aktivis Pohuwato yang saat ini menempuh studi magister di Jakarta. Ziyad menyatakan kekecewaannya yang mendalam terhadap kinerja aparat penegak hukum setempat, khususnya Polres Pohuwato.

Saat dihubungi awak media, Ziyad Arapa tidak ragu melontarkan kritik kerasnya. Ia menilai penegakan hukum di wilayah tersebut terkesan lemah dan lamban.

RelatedPosts

Sebut Pemkab Pohuwato Tak Beritikad Baik, Kuasa Hukum CV Anugrah Irapratama Siapkan Gugatan

Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Tetapkan Satu Tersangka di PETI Sungai Alamotu

Wanita Asal Boalemo Disiram Pertalite dan Dibakar Waria Tak Dikenal

Tanpa Dokumen Resmi, Sepeda Motor Jurnalis Gorontalo Ditarik Paksa Debt Collector

“Saya memantau penuh jalannya alur perkara ini lewat koordinasi dengan teman-teman lawyer HYM and partner Pohuwato. Saya menilai Kapolres kita di Pohuwato ini sepertinya loyo,” ujar Ziyad.

Kekhawatiran utama Ziyad adalah bahwa berlarut-larutnya kasus ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. “Jangan sampai mandeknya kasus ini memperkuat asumsi di masyarakat umum bahwa hukum bisa dibeli,” tambahnya.

Sebagai respons atas dugaan kelambanan dalam penanganan perkara, Ziyad Arapa bersama rekan-rekan aktivisnya mengambil langkah tegas dengan menyambangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk berkonsultasi.

Ziyad memberikan ultimatum: jika dalam kurun waktu satu minggu ke depan tidak ada perkembangan signifikan dalam kasus penganiayaan Reza Latif, maka pihaknya akan menggelar demonstrasi besar di depan Mabes Polri.

Kekhawatiran utama Ziyad adalah bahwa berlarut-larutnya kasus ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. “Jangan sampai mandeknya kasus ini memperkuat asumsi di masyarakat umum bahwa hukum bisa dibeli,” tambahnya.

Sebagai respons atas dugaan kelambanan dalam penanganan perkara, Ziyad Arapa bersama rekan-rekan aktivisnya mengambil langkah tegas dengan menyambangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk berkonsultasi.

Ziyad memberikan ultimatum: jika dalam kurun waktu satu minggu ke depan tidak ada perkembangan signifikan dalam kasus penganiayaan Reza Latif, maka pihaknya akan menggelar demonstrasi besar di depan Mabes Polri.

Tujuan utama dari aksi tersebut adalah mendesak Kapolri untuk mencopot jabatan Kapolres Pohuwato.

“Sebelumnya kami telah berkunjung ke Mabes Polri dalam agenda konsultasi pelaporan,” kata Ziyad.

“Kami punya data dan catatan deretan kasus yang saat ini mandek di tangan Kapolres Pohuwato. Data ini akan kami urai dan ungkap saat nanti orasi di depan Mabes Polri, sekaligus kami akan menyerahkan laporannya secara resmi,” pungkasnya, menegaskan bahwa ketegasan pimpinan kepolisian di Pohuwato perlu dievaluasi menyeluruh. (Rh)

Tags: Kasus PenganiayaanRezaldi LatifZiayad
Share1Tweet1Send
Previous Post

Oknum ASN Pohuwato Sebut Kaban Keuangan Pohuwato Kurangajar dan Tak Punya Hati

Next Post

Revolusi Pengembangan Aplikasi: NexaUI Hadirkan ‘Zero Boilerplate’ Berbasis JSON, Bangun Aplikasi 10x Lebih Cepat

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

Hukum

Perkara No.20 Terkait Gugatan Terhadap KUD dan PT PETS, Memasuki Babak Baru

Juli 7, 2024
8
Hukum

Kasus Tambang Ilegal Potabo: Pemilik Lokasi ZU Diduga Mangkir dari Panggilan Polisi

Juli 13, 2025
6
Hukum

Tanpa Dokumen Resmi, Sepeda Motor Jurnalis Gorontalo Ditarik Paksa Debt Collector

November 29, 2025
6
Hukum

Ketua PERMAHI Pohuwato Nilai Pencurian Material di Wilayah PGM Akibat Longgarnya SOP Pengawasan Lapangan

Maret 2, 2026
11
Hukum

Kasus Penembakan di KM 18: Proses Hukum Jalan di Tempat ?

Juli 15, 2025
2
Hukum

Tak Panik Dilaporkan, YR: Saya yang di Ancam Dibunuh dan di potongan-potong

Juni 4, 2025
12
Load More
Next Post

Revolusi Pengembangan Aplikasi: NexaUI Hadirkan 'Zero Boilerplate' Berbasis JSON, Bangun Aplikasi 10x Lebih Cepat

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

April 6, 2026

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

Februari 17, 2024

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

Waduh! Pinca BRI Marisa Sebut Pertanyaan DPRD Banyak Keluar Dari Topik RDP

Juli 2, 2026

Satu Suara, Seluruh Fraksi DPRD Pohuwato Tolak Masuknya PT Lumintu Ageng Lestari Joyo

Juli 1, 2026

Bawa Semangat Baru di Sepak Bola: Zulfiana Mbuinga Resmi Dilantik Jadi Bendahara Askab PSSI Pohuwato

Juni 29, 2026

Resmi Dilantik untuk Periode Ketiga, Nasir Giasi Kembali Nakhodai ASKAB PSSI Pohuwato

Juni 29, 2026
Parlemen

Waduh! Pinca BRI Marisa Sebut Pertanyaan DPRD Banyak Keluar Dari Topik RDP

by Redaksi
Juli 2, 2026
0
25

HistoriPos.com, Pohuwato — Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Pohuwato pada Kamis (2/7/2026) berlangsung memanas....

Read more

Satu Suara, Seluruh Fraksi DPRD Pohuwato Tolak Masuknya PT Lumintu Ageng Lestari Joyo

Bawa Semangat Baru di Sepak Bola: Zulfiana Mbuinga Resmi Dilantik Jadi Bendahara Askab PSSI Pohuwato

Resmi Dilantik untuk Periode Ketiga, Nasir Giasi Kembali Nakhodai ASKAB PSSI Pohuwato

Polres Pohuwato Kembali Amankan Excavator Merek SANY dan Seret 3 Orang Terduga Pelaku di PETI Teratai

  • Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.