• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 20 Agustus, 2026
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
  • Daerah
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info
    • Opini
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Histori Pos
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Info

Home » Kasus Penganiayaan Reza Latif Mandek 4 Bulan, Aktivis Minta Pencopotan Kapolres Pohuwato

Kasus Penganiayaan Reza Latif Mandek 4 Bulan, Aktivis Minta Pencopotan Kapolres Pohuwato

Redaksi by Redaksi
November 16, 2025
in Hukum
3 0
0
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HistoriPos.com, Pohuwato — Penanganan kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang warga Pohuwato, Reza Latif, hingga kini masih berjalan di tempat. Sudah empat bulan berlalu sejak insiden tragis yang mengakibatkan korban kehilangan penglihatan di mata kiri, namun kepastian hukum belum juga didapatkan.

Kemandekan kasus ini menuai sorotan tajam dari kalangan aktivis, salah satunya Ziyad Arapa, seorang aktivis Pohuwato yang saat ini menempuh studi magister di Jakarta. Ziyad menyatakan kekecewaannya yang mendalam terhadap kinerja aparat penegak hukum setempat, khususnya Polres Pohuwato.

Saat dihubungi awak media, Ziyad Arapa tidak ragu melontarkan kritik kerasnya. Ia menilai penegakan hukum di wilayah tersebut terkesan lemah dan lamban.

RelatedPosts

Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Tetapkan Satu Tersangka di PETI Sungai Alamotu

Bocah 4 Tahun di Pohuwato Diduga Jadi Korban Pencabulan

Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Desa Karya Baru Menuai Masalah

“Saya memantau penuh jalannya alur perkara ini lewat koordinasi dengan teman-teman lawyer HYM and partner Pohuwato. Saya menilai Kapolres kita di Pohuwato ini sepertinya loyo,” ujar Ziyad.

Kekhawatiran utama Ziyad adalah bahwa berlarut-larutnya kasus ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. “Jangan sampai mandeknya kasus ini memperkuat asumsi di masyarakat umum bahwa hukum bisa dibeli,” tambahnya.

Sebagai respons atas dugaan kelambanan dalam penanganan perkara, Ziyad Arapa bersama rekan-rekan aktivisnya mengambil langkah tegas dengan menyambangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk berkonsultasi.

Ziyad memberikan ultimatum: jika dalam kurun waktu satu minggu ke depan tidak ada perkembangan signifikan dalam kasus penganiayaan Reza Latif, maka pihaknya akan menggelar demonstrasi besar di depan Mabes Polri.

Kekhawatiran utama Ziyad adalah bahwa berlarut-larutnya kasus ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. “Jangan sampai mandeknya kasus ini memperkuat asumsi di masyarakat umum bahwa hukum bisa dibeli,” tambahnya.

Sebagai respons atas dugaan kelambanan dalam penanganan perkara, Ziyad Arapa bersama rekan-rekan aktivisnya mengambil langkah tegas dengan menyambangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk berkonsultasi.

Ziyad memberikan ultimatum: jika dalam kurun waktu satu minggu ke depan tidak ada perkembangan signifikan dalam kasus penganiayaan Reza Latif, maka pihaknya akan menggelar demonstrasi besar di depan Mabes Polri.

Tujuan utama dari aksi tersebut adalah mendesak Kapolri untuk mencopot jabatan Kapolres Pohuwato.

“Sebelumnya kami telah berkunjung ke Mabes Polri dalam agenda konsultasi pelaporan,” kata Ziyad.

“Kami punya data dan catatan deretan kasus yang saat ini mandek di tangan Kapolres Pohuwato. Data ini akan kami urai dan ungkap saat nanti orasi di depan Mabes Polri, sekaligus kami akan menyerahkan laporannya secara resmi,” pungkasnya, menegaskan bahwa ketegasan pimpinan kepolisian di Pohuwato perlu dievaluasi menyeluruh. (Rh)

Tags: Kasus PenganiayaanRezaldi LatifZiayad
Share1Tweet1Send
Previous Post

Oknum ASN Pohuwato Sebut Kaban Keuangan Pohuwato Kurangajar dan Tak Punya Hati

Next Post

Revolusi Pengembangan Aplikasi: NexaUI Hadirkan ‘Zero Boilerplate’ Berbasis JSON, Bangun Aplikasi 10x Lebih Cepat

Redaksi

Redaksi

Sebagai TIM Redaksi di historipos.com

Related Posts

historipos
Hukum

Pengaruh Minuman Keras, Oknum Polisi di Pohuwato Aniaya Perempuan di Kos&Kosan

Oktober 10, 2023
22
Hukum

Bobol Sarang Walet, Warga Popayato Ditangkap Polisi, Hasilnya untuk Judi Online

April 8, 2025
205
Hukum

Hari Ketiga Operasi PETI, Tim Gabungan TNI-Polri Sisir Lokasi Botudulanga Pohuwato

Januari 7, 2026
8
Hukum

Polres Pohuwato Dalami Peran Oknum Kades dalam Penangkapan Ekscavator XCMG di Alamotu

April 13, 2026
32
Hukum

Owner Golden Sri Hotel Laporkan Oknum Wartawan Dugaan Pencemaran Nama Baik

April 16, 2025
333
Hukum

Tragis! Diduga Cemburu Buta, Pria di Pohuwato Tega Tikam Istri dan Temannya

April 10, 2024
597
Load More
Next Post

Revolusi Pengembangan Aplikasi: NexaUI Hadirkan 'Zero Boilerplate' Berbasis JSON, Bangun Aplikasi 10x Lebih Cepat

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

April 6, 2026

Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

September 16, 2025

Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

Oktober 3, 2025

Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

Februari 17, 2024

Tak Hadirnya PT PETS, Mediasi Perkara IUP KUD di Tunda

0
historipos

Gegara Tak Terima Anaknya di Tuduh Pencuri, Orang Tau Siswa Mengamuk di Sekolah

0
historipos

Kuasa Hukum Penambang Pohuwato Ungkap Alasan di Tundanya Mediasi

0
historipos

Proyek Pembangunan Kandang Ayam di Karya Baru Diduga Janggal, Ketua BPD Tutup Mata?

0

DPD Tani Merdeka Pohuwato Resmi Dikukuhkan, Siap Kawal Keluhan Petani hingga Tingkat Pusat

Agustus 20, 2026

Lahan Hancur dan DAS Terancam, Tambang Ilegal Pakai Alat Berat di Mada Pohuwato Makin Menjadi-jadi

Agustus 17, 2026

Peringatan HUT ke-81 RI, 145 WBP Lapas Kelas IIB Pohuwato Terima Remisi

Agustus 17, 2026

HUT RI ke-81, Abd Rajak Dunda: Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat Pohuwato

Agustus 16, 2026
Daerah

DPD Tani Merdeka Pohuwato Resmi Dikukuhkan, Siap Kawal Keluhan Petani hingga Tingkat Pusat

by Redaksi
Agustus 20, 2026
0
0

HistoriPos.com, Pohuwato — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Kamis...

Read more

Lahan Hancur dan DAS Terancam, Tambang Ilegal Pakai Alat Berat di Mada Pohuwato Makin Menjadi-jadi

Peringatan HUT ke-81 RI, 145 WBP Lapas Kelas IIB Pohuwato Terima Remisi

HUT RI ke-81, Abd Rajak Dunda: Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat Pohuwato

Polres Pohuwato dan Sat Brimob Gagalkan Penyelundupan 7.000 Liter Solar Subsidi ke Tambang Ilegal

  • Babak Baru Kasus Penganiayaan di Marisa: Tersangka FH Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Dianiaya hingga Kehilangan Penglihatan, Reza Justru Dipanggil Polisi atas Laporan Terduga Pelaku

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Hasil Medis: Mata Kiri Rezaldi Alami Buta Permanen, Kuasa Hukum Minta Penyidik Tahan Pelaku

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Siap-Siap, Nasir Kantongi Bukti Keterlibatan Oknum Kepala Desa dan ASN Pada Pemilu 2024

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Sudah P21, Istri Almarhum Reza Pertanyakan Kinerja Polres Pohuwato Terkait Pelimpahan Tersangka Uci

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • Opini
  • Info

© 2023 Historipos - Hosted By MJP Cloud Service.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.